Bayu Saputra, S.Pd Saya masih banyak menemukan formulir peserta didik yang diisi oleh orang tua/wali murid secara asal-asalan. Banyak dikosongkan seolah data anaknya tidak penting, toh cuma buat sekolahan bukan membuka rekening di bank. Padahal di era pendataan online yang juga merambah sekolah-sekolah, pengisisan data sekolah khususnya data peserta didik harus memiliki kualitas sama dengan perbankan. Misalnya, alamat yang sesuai dan bisa di jangkau pos, nama ibu kandung yang merupakan data urgen dimana apabila dikosongkan akan membuat data invalid dalam sistem Dapodik, nomor telepon yang aktif dan bisa dihubungi, NIK anak sesuai KK, nama anak yang sesuai akta lahir, ini semua sering dianggap sepele oleh orang tua.