Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2014

Pendidik dan Tenaga Kependidikan 2013-2014

Siti Ramlan, S.Pd (Kepala Sekolah)   Suratman, S.Pd (Guru Kelas 6B/Administrasi & Pendataan Kelas 6)   Fika Kusuma, S.Pd.SD (Guru Kelas 6A/Administrasi & Pendataan Kelas 6)   Maryani, S.Pd (Guru Kelas 5A) Ishaq, S.Pd (Guru Kelas 5B) Endah rahayu (Guru Kelas 4A/Pembina Pramuka) Hj. Ika Mulyati, M.Pd (Guru Kelas 4B/Pembina Pramuka) Elly Asbon, S.Pd.SD (Guru Kelas 3A) Sri Wanjani, S.Pd (Guru Kelas 3B) Hanifah, S.Pd (Guru Kelas 2A) Saamih (Guru Kelas 2B)  Sutari Irawati R, S.Pd.SD (Guru Kelas 1A) Mardiyah (Guru Kelas 1B) Ine Supartini, S.Pd (Guru Kelas 1C/Pembina Pramuka) Hamzah, S.Ag (Guru Pendidikan Agama Islam) Budianto, S.Pd (Guru Penjas)  Bayu Saputra, S.Pd (Guru TIK/Operator Dapodik/Admin Padamu Negeri) Puji Haryati, S.Pd, MM (Guru Bahasa Inggris) Suciliani (Tata Usaha/Operator BOS) Tawarjo (Penjaga/Office Boy) 

Konversi Guru TIK Tidak Hilangkan Hak Guru

Jakarta, Monde - Dihapusnya mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk jenjang SD-SMA dari kurikulum 2013 menimbulkan pro dan kontra di kalangan guru. Sebagian dari mereka mempertanyakan bagaimana nasib guru TIK, ketika mata pelajaran TIK tidak lagi menjadi mata pelajaran wajib. Menanggapi hal tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan, ia telah berdiskusi dengan perwakilan yang mengatasnamakan Asosiasi Guru TIK Nasional, pada 2 Mei lalu, yang bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Dalam dialog tersebut ada tiga wilayah yang dibahas bersama. "Pertama, mereka sadar bahwa selama ini siswa membawa buku terlalu banyak ke sekolah, karena mata pelajarannya memang banyak," kata Nuh seperti dilansir dari kemdikbud.go.id . Kedua, dalam mendidik harus dilihat tujuannya. Apa yang diharapkan pada lulusan SD, SMP dan SMA. Setelah ditetapkan obyeknya, kata dia, barus ditetapkan kebutuhan materi yang a...